Religi

Doa Berbuka Puasa

Hai Dear, bagaimana puasamu hari ini? semoga tetap lancar ya. Kali ini kami ingin berbagi informasi tentang doa berbuka puasa.
Doa berbuka puasa, ya ini penting sekali untuk kalian ketahui jika kalian adalah pemburu pahala, dan pengejar amal. Waktu berbuka merupakan salah satu waktu terbaik untuk berdoa (waktu mustajab), sebagaimana keterangan dalam hadist berikut ini:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga do’a yang tidak tertolak: (1) do’a pemimpin yang adil, (2) do’a orang yang berpuasa sampai ia berbuka, (3) do’a orang yang terzholimi.” (HR. Tirmidzi no. 3595, Ibnu Majah no. 1752. Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban dalam shahihnya no. 2408 dan dihasankan oleh Ibnu Hajar. Lihat catatan kaki Zaadul Ma’ad, 2: 50).
عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-  إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya do’a orang yang berpuasa ketika berbuka tidaklah tertolak.” (HR. Ibnu Majah no. 1753. Dalam sanadnya terdapat Ishaq bin ‘Ubaidillah. Ibnu Hibban memasukkan perowi ini dalam perowi tsiqoh. Perowi lainnya sesuai syarat Bukhari. Hadits ini dikuatkan dengan hadits sebelumnya yang telah disebutkan. Lihat catatan kaki Zaadul Ma’ad, 2: 49-50).
Jadi Dear, perbanyak doa di waktu berbuka (sebelum berbuka) dengan doa-doa yang kalian inginkan. Tentang perkara doa di waktu berbuka, pernah di riwayatkan oleh Ibnu Majah:
Dari Ibnu Abi Mulaikah (salah seorang tabiin), beliau menceritakan: Aku mendengar Abdullah bin Amr ketika berbuka membaca doa:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Allahumma Inni As-Aluka bi Rahmatika Al-Latii Wasi’at Kulla Syai-in An Taghfira Lii
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.” (Sunan Ibnu Majah, 1/557 dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 3621)
Setelah membaca doa —apapun doanya— sebelum berbuka, bacalah Basmalah, lalu mulailah berbuka dengan minuman, setelah merasa dahaganya hilang, lalu mulai berdoa sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW sebagaimana tertera dalam hadist berikut:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam apabila berbuka beliau berdoa Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah.” (HR. Abu Dawud no. 2357, al-Daruquthni, no. 2242. Syaikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud, no. 2066 menghukuminya sebagai hadits hasan, al-Imam al-Daruquthni mengatakan: Isnadnya hasan, Al-Hakim mengatakan: Ini hadits shahih, dan Al-Hafidz Ibnul Hajar mengatakan: Ini hadits hasan)
Doa yang Rasulullah ucapkan tatkala berdoa berdasarkan hadist di atas adalah:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahaba Dzoma’u Wabtallatil ‘Uruuqu Wa Tsabatal Ajru Insya Allah
“Telah hilang rasa dahaga, dan dan telah basah kerongkongan, serta telah tetap pahala insya Allah.”
Demikian dear pembahasan tentang doa berbuka puasa atau doa di waktu berbuka, semoga kita dapat mengamalkannya dan senantiasa mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Semoga bermanfaat.
Sumber:
https://rumaysho.com/3499-do-a-ketika-berbuka-puasa-do-a-yang-mustajab.html
https://konsultasisyariah.com/12680-doa-sahih-berbuka-puasa.html
http://www.voa-islam.com/read/doa/2013/07/10/25798/doa-paling-shahih-saat-berbuka-puasa
https://muslimah.or.id/1050-doa-berbuka-puasa-yang-shahih.html
cafeteria
Admin Cafeteria ID

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Religi