Pengetahuan

Tiga Wanita yang Tercatat dalam Kehidupan Einstein – Elsa Löwenthal (3)

Albert Einstein with his wife Elsa, State, War, and Navy building in background, Washington DC. Photographer Harris and Ewing. 1921 and 1923. (Photo by: Universal History Archive/UIG via Getty Images)

Elsa sebenarnya adalah saudara sepupu Einstein yang berusia 3 tahun lebih tua. Elsa dan Einstein telah akrab bermain sejak kecil saat Einstein masih tinggal di Munich sebelum akhirnya mereka berpisah karena keluarga Einstein pindah ke Milan. Mereka berdua bertemu kembali saat Einstein ke Berlin tahun 1912 untuk memberikan kuliah. Saat itu Elsa sudah berstatus janda berusia 38 tahun dengan 2 anak putri. Einstein pun mulai dekat kembali dengan Elsa saat Einstein tinggal di Berlin. Hubungan mereka berdua agaknya membuat Mileva cemburu. Elsa sendiri hanyalah wanita yang memiliki sifat keibuan yang jauh lebih kental daripada kecerdasannya karena ia sendiri tidak terlalu melek dengan ilmu pengetahuan seperti halnya Mileva. Sifat keibuan yang ada pada Elsa dan faktor kedekatannya dengan Einstein yang sudah terjalin sejak kecil inilah yang membuat Einstein seperti merasa menemukan sosok yang bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya. Inilah yang membuat Einstein tanpa sungkan menceritakan hal apapun pada Elsa.

Hubungan Elsa dan Einstein tidaklah menjadi suatu hubungan yang khusus, Einstein tetap tenggelam dalam pemikirannya. Sampai akhirnya Mileva pergi membawa anak-anaknya meninggalkan Einstein sendirian di Berlin. Dalam kesendiriannya, terkadang Einstein singgah ke rumah Elsa hanya untuk makan, tidak lebih dari itu. Hubungan mereka tetap menjadi hubungan yang wajar.

Hubungan Einstein dan Mileva semakin memburuk dan mereka akhirnya memulai proses perceraian sewaktu Einstein ke Swiss menemui Mileva. Kesehatan Einstein menjadi terganggu, hal ini juga disebabkan karena berbagai tekanan akibat terkurasnya energi dan terlalu terkonsentrasi pikirannya pada pekerjaannya. Dokternya mengatakan, “Karena pikirannya tidak mengenal batas, tubuhnya pun tidak mengikuti aturan yang pasti, ia tetap nyenyak sampai dibangunkan, ia tetap terjaga sampai disuruh tidur, ia akan lapar pada saat diberi makanan, dan ia akan terus makan sampai disuruh berhenti. Dalam kondisi kesehatannya yang buruk itu, Elsa datang membawa Einstein kembali pulang ke Berlin.

Elsa yang keibuan merawat Einstein hingga kembali pulih. Einstein tinggal di kamar lantai atas di rumah Elsa mengurung diri sembari melakukan pekerjannya. Dalam kesendiriannya, sesekali Einstein menggesekkan dawai-dawai biola. Karena Einstein jarang sekali keluar, Makananya selalu diantarkan Elsa di muka pintu kamar.

Hal ini berlangsung sampai akhirnya Einstein dan Mileva resmi bercerai. Selang tiga bulan kemudian, tanggal 2 Juni 1919 Einstein kemudian menikahi Elsa. Empat bulan kemudian tepatnya pada bulan November 1919, menjadi saat-saat penting karena kehidupan Einstein berubah. Teori relativitas umum yang dicetuskan Einstein tersiar kabar mendapatkan pembuktian eksperimen dari seorang ahli astrofisika Inggris saat terjadinya gerhana matahari. Einstein merasa senang karena teorinya bisa dibuktikan dengan benar. Namun, Einstein mungkin tidak akan menyangka jika efek dari pembuktian teorinya jauh lebih besar dari apa yang diperkirakannya. Penemuannya tentang relativitas umum menjadi sangat penting karena mengubah pandangan umum sebelumnya tentang pemahaman alam semesta. Nama Einstein yang tidak dikenal sebelumnya tiba-tiba menjadi sangat terkenal. Pers meliputnya besar-besaran dan menyatakannya sebagai manusia yang jenius.

Einstein mendapat apresiasi yang luar biasa di seluruh penjuru Eropa bahkan Amerika. Ia mendapatkan banyak undangan memberikan kuliah umum tentang teori relativitasnya. Tiga tahun setelah teori relativitasnya mendapatkan pengakuan, Einstein mendapatkan Hadiah Nobel. Einstein kemudian mengirimkan sejumlah uang dari Hadiah Nobel-nya $32.000 kepada Mileva sesuai dengan apa yang dijanjikan Einstein pada Mileva ketika melalui proses perceraiannya.

Einstein dan Elsa kemudian pindah ke Amerika karena pemerintahan Jerman yang dikuasai NAZI berencana membunuhnya. Mereka kemudian tinggal di 112 Mercer Street, Princeton, New Jersey, Amerika Serikat.  Einstein dan Elsa hidup bersama sampai datang kematian Elsa tahun 1936 saat usianya menginjak 60 tahun. Paska kematian Elsa, Einstein menarik diri dari khalayak umum dan terus menerus bergulat dengan pekerjaannya. Elsa adalah wanita terakhir di hidupnya, dan tak ada wanita lain lain setelahnya sampai Einstein wafat 18 April 1955 dalam usia 76 tahun.

Cafeteria

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pengetahuan